Postingan

Teknik Kompilasi Tugas Level 2

 STUDI KASUS NFA & DFA DAN PENGIRIMAN PARAMETER Pengertian NFA & DFA Beserta Contoh Studi Kasusnya NFA dan DFA adalah singkatan dari Non-deterministic Finite Automaton (Mesin Automat Terbatas Non-Deterministik) dan Deterministic Finite Automaton (Mesin Automat Terbatas Deterministik). Keduanya merupakan model matematika yang digunakan dalam teori bahasa formal dan otomata. NFA adalah model otomata yang memiliki kemampuan non-deterministik, yang berarti pada suatu keadaan, mesin dapat memiliki lebih dari satu transisi yang mungkin untuk simbol masukan yang sama. Artinya, NFA dapat memasuki beberapa keadaan dalam satu langkah. NFA menggunakan himpunan keadaan, fungsi transisi, dan keadaan awal serta keadaan akhir untuk mengenali bahasa tertentu. Contoh aplikasi NFA adalah dalam pembacaan ekspresi reguler, pengenalan pola, atau pengenalan bahasa program. DFA, di sisi lain, adalah model otomata yang bersifat deterministik, yang berarti pada setiap keadaan, mesin hanya memiliki ...

Studi Kasus Pengiriman Parameter

 Studi Kasus Pengiriman Parameter Dengan 5 Metode 1. Call By Value      Berikut program untuk menghitung jumlah dan mengalikan dua angka yang diberikan. Mengimplementasikan fungsi add dan multiply yang menerima dua parameter dan mengembalikan hasil penjumlahan dan perkalian mereka secara berurutan. Berikut adalah contoh kode dalam bahasa pemrograman Python: def add(a, b): result = a + b return result def multiply(a, b): result = a * b return result # Program Utama x = 5 y = 3 print("Nilai x sebelum pemanggilan fungsi:", x) print("Nilai y sebelum pemanggilan fungsi:", y) # Memanggil fungsi add sum_result = add(x, y) print("Hasil penjumlahan:", sum_result) # Memanggil fungsi multiply product_result = multiply(x, y) print("Hasil perkalian:", product_result) print("Nilai x setelah pemanggilan fungsi:", x) print("Nilai y setelah pemanggilan fungsi:", y) Pada contoh di atas, nilai x dan y dianggap sebagai p...

TBO

Grammar Da bahasa Grammar adalah sebagai kumpulan himpunan-himpunan variabel, simbol-simbol terminal, simbol awal, dibatasi oleh aturan produksi. Aturan produksi merupakan pusat dari grammar yang menspesifikasikan bagaimana suatu grammar melakukan transformasi suatu string atau karakter ke bentuk lainnya. Semua aturan produksi dinyatakan dalam bentuk "  alpa  ->  beta  " (bisa dibaca  alpa  menghasilkan  beta , atau dibaca  alpa  menurunkan  beta ). Alpa merupakan simbol-simbol pada ruas kiri aturan produksi, sedangkan beta merupakan simbol-simbol ruas kanan aturan produksi.      Simbol-simbol tersebut dapat berupa imbol terminal (V T ) atau simbol NON-Terminal (V N )/Variabel. Simbol V N  adalah simbol yang masih dapat diturunkan, biasanya identik dengan huruf besar ('A','B','C'). Simbol V T  adalah simbol yang sudah tidak dapat diturunkan lagi, biasanya identik dengan huruf kecil ('a','b','c'). Dengan m...

Studi Kasus Teknik Kompilasi Di Perusahaan

 Studi kasus: Peningkatan Kinerja Kompilasi di Perusahaan ABC Latar Belakang: Perusahaan teknologi fiktif bernama ABC mengembangkan perangkat lunak dengan ukuran kode yang semakin kompleks. Dalam pengembangan perangkat lunak ini, proses kompilasi menjadi penting untuk mengubah kode sumber menjadi kode mesin yang dapat dieksekusi oleh komputer. Namun, tim pengembang di ABC menghadapi beberapa masalah terkait waktu kompilasi yang lama dan efisiensi yang rendah. Untuk meningkatkan produktivitas dan kecepatan proses pengembangan perangkat lunak, manajemen ABC ingin mengoptimalkan teknik kompilasi yang mereka gunakan. Tujuan: Tujuan dari studi kasus ini adalah meningkatkan efisiensi dan kecepatan proses kompilasi di ABC dengan menerapkan teknik kompilasi yang lebih baik. Hasil yang diharapkan adalah waktu kompilasi yang lebih singkat, kode mesin yang lebih efisien, dan peningkatan produktivitas tim pengembang. Langkah-langkah yang diambil: Analisis dan Profiling Kode: Tim pengembang aka...

Analisis Otomata, Sintaks dan Pohon Urai

Muhammad Fastabiqul Khairat 202131040 Source Code nya sebagai berikut: #include <iostream> using namespace std; int main(){     int num;     cout << " Masukan bilangan bulat: ";     cin >> num;     if (num % 2 == 0){         cout << num << " Genap.";     }else{         cout << num << " Ganjil.";    }     return 0;           }           1.  Analisis otomata              Untuk menentukan bilangan ganjil atau genap, kita dapat menggunakan sebuah otomata berikut:           o    State 1: Masukkan bilangan           o    State 2: Apakah bilangan habis dibagi 2?      ...

Fungsi 2 Peubah

Gambar
Turunan  Parsial Kedua   Turunan kedua diperoleh dengan cara menurunkan turunan pertama dan diberi notasi sebagai berikut:               Contoh soal:

Fungsi Peubah Banyak

Gambar
  Fungsi Peubah Banyak Fungsi adalah aturan yang memetakan setiap unsur himpunan A (daerah asal) pada sebuah unsur himpunan B (daerah hasil).  Fungsi 2 peubah memetakan setiap pasangan bilangan real terurut (x,y) dalam daerah D ke sebuah bilangan real z = f(x,y) dalam daerah R. Himpunan D disebut domain (daerah asal) dan himpunan R disebut range (daerah hasil). x dan y disebut peubah bebas, z disebut peubah terikat. contoh fungsi 2 peubah : Contoh fungsi beberapa peubah: Misalkan z = f(x,y), maka : Contoh soal :      Pembahasan: