Analisis Otomata, Sintaks dan Pohon Urai
Muhammad Fastabiqul Khairat
202131040
Source Code nya sebagai berikut:
#include <iostream>
using
namespace std;
int main(){
int num;
cout << " Masukan bilangan bulat:
";
cin >> num;
if (num % 2 == 0){
cout << num << " Genap.";
}else{
cout << num << " Ganjil.";
}
return 0;
Untuk menentukan bilangan ganjil atau genap, kita dapat menggunakan sebuah otomata berikut:
o State 1: Masukkan bilangan
o State 2: Apakah bilangan habis dibagi 2?
o State 3: Bilangan genap
o State 4: Bilangan ganjil
o State 5: Tampilkan hasil
2. Analisis Sintaks
Sintaks pada source code tersebut adalah sebagai berikut:
o int num digunakan untuk mendeklarasikan variabel num bertipe data integer.
o cout << "Masukan bilangan bulat: "; digunakan untuk menampilkan teks "Masukan bilangan bulat: ".
o cin >> num; digunakan untuk membaca nilai yang dimasukkan oleh pengguna dan menyimpannya pada variabel num.
o if (num % 2 == 0) digunakan untuk mengecek apakah bilangan tersebut habis dibagi dua.
o cout << num << Genap."; digunakan untuk menampilkan teks "Genap" jika bilangan tersebut genap.
o else menandakan bahwa bilangan tersebut tidak habis dibagi dua.
o cout << num << " Ganjil."; digunakan untuk menampilkan teks "Ganjil" jika bilangan tersebut ganjil.
3. Pohon urai
Berikut adalah pohon urai yang menggambarkan hubungan antara sintaks pada source code tersebut:
o variable declaration (int num)o
input statement
- string literal ("Masukan bilangan bulat: ")
o
read from standard input (cin
>> num)
o
if statement
- modulo operator (%)
·
variable (num)
·
literal (2)
- if block
·
output statement
o
variable (num)
o
string literal (" Genap.")
- else block
·
output statement
o
variable (num)
o
string literal (" Ganjil.")
Komentar
Posting Komentar